Obat tradisional untuk mengobati raja singa

Sifilis atau raja singa adalah infeksi menular seksual yang disebabkan oleh bakteri spiroset Treponema pallidum sub-spesies pallidum. Rute utama penularannya melalui kontak seksual; infeksi ini juga dapat ditularkan dari ibu ke janin selama kehamilan atau saat kelahiran, yang menyebabkan terjadinya sifilis kongenital. Penyakit lain yang diderita manusia yang disebabkan oleh Treponema pallidum termasuk yaws (subspesies pertenue), pinta(sub-spesies carateum), dan bejel (sub-spesies endemicum).

 

 

Tanda dan gejala sifilis bervariasi bergantung pada fase mana penyakit tersebut muncul (primer, sekunder, laten, dan tersier). Fase primer secara umum ditandai dengan munculnya chancre tunggal (ulserasi keras, tidak menimbulkan rasa sakit, tidak gatal di kulit), sifilis sekunder ditandai dengan ruam yang menyebar yang seringkali muncul di telapak tangan dan tumit kaki, sifilis laten biasanya tidak memiliki atau hanya menunjukkan sedikit gejala, dan sifilis tersier dengan gejala gumma, neurologis, atau jantung. Namun, penyakit ini telah dikenal sebagai “peniru ulung” karena kemunculannya ditandai dengan gejala yang tidak sama. Diagnosis biasanya dilakukan melalui tes darah; namun, bakteri juga dapat dilihat melalui mikroskop. Sifilis dapat diobati secara efektif dengan antibiotik, khususnya dengan suntikan penisilin G (yang disuntikkan untuk neurosifilis), ataupun ceftriakson, dan bagi pasien yang memiliki alergi berat terhadap penisilin, doksisiklin atau azitromisin dapat diberikan secara oral atau diminum.

 

Sifilis diyakini telah menginfeksi 12 juta orang di seluruh dunia pada tahun 1999, dengan lebih dari 90% kasus terjadi di negara berkembang. Setelah jumlah kasus menurun secara dramatis sejak ketersediaan penicilin di seluruh dunia pada 1940an, angka infeksi kembali meningkat sejak pergantian milenium di banyak negara, terkadang muncul bersamaan dengan human immunodeficiency virus (HIV). Angka ini disebabkan sebagian oleh praktik seks yang tidak aman di antara laki-laki yang berhubungan seksual dengan laki-laki, seks bebas dan angka prostitusi tinggi, serta penurunan penggunaan proteksi pelindung.

 

Tanda dan Gejala Sipilis

Sifilis dapat muncul pada satu di antara empat fase yang berbeda; primer, sekunder, laten, dan tersier, dan bisa juga terjadi secara congenital. Fase ini disebut sebagai “peniru yang hebat” oleh Sir William Osler dikarenakan kemunculannya yang bervariasi.

 

Penularan Sipilis

Sifilis terutama ditularkan melalui kontak seksual atau selama kehamilan dari ibu ke janinnya; spiroseta mampu menembus membran mokusa utuh atau ganguan kulit. Oleh karena itu dapat ditularkan melalui mencium area di dekat lesi, serta seks oral, vaginal, dan anal. Sekitar 30 sampai 60% dari mereka yang terkena sifilis primer atau sekunder akan terkena penyakit tersebut. Contoh penularannya, seseorang yang disuntik dengan hanya 57 organisme mempunyai peluang 50% terinfeksi. Sebagian besar (60%) dari kasus baru di United States terjadi pada laki-laki yang berhubungan seks dengan laki-laki. Penyakit tersebut dapat ditularkan lewat produk darah. Namun, produk darah telah diuji di banyak negara dan risiko penularan tersebut menjadi rendah. Risiko dari penularan karena berbagi jarum suntik tidaklah banyak. Sifilis tidak dapat ditularkan melalui dudukan toilet, aktifitas sehari-hari, bak panas, atau berbagi alat makan serta pakaian. (Sumber: http://bit.ly/2n3UnBQ)

 

Bahan herbal tradisional dan modern dengan resep dokter ataupun yang tersedia di apotik

1. Antibiotik penisilin

Penisilin adalah obat antibiotik yang biasa digunakan untuk menangani infeksi yang disebabkan oleh bakteri. Di dalam tubuh, antibiotik ini akan bekerja mencegah bakteri untuk tumbuh dan berkembang biak sekaligus membunuh bakteri yang sudah matang.

 

Penisilin terdiri dari banyak jenis yang berfungsi untuk menangani jenis infeksi yang berbeda-beda dan pada berbagai bagian tubuh. Masing-masing jenis penisilin ini tidak bisa digunakan untuk menggantikan jenis penisilin lainnya.

 

Mengonsumsi Penisilin Dengan Benar

Pastikan untuk membaca petunjuk pada kemasan obat dan mengikuti anjuran dokter dalam mengonsumsi penisilin. Jangan menambahkan atau mengurangi dosis tanpa izin dokter.

 

Semua jenis penisilin, kecuali amoxicillin, penisilin V, pivampicillin, dan pivmecillinam, biasanya dikonsumsi dengan satu gelas penuh (kurang lebih 250 mililiter) air mineral pada saat kondisi perut sedang kosong. Hindari konsumsi minuman asam, seperti jus jeruk, satu jam sesudah mengonsumsi penisilin G. Minuman jenis ini dapat mengganggu kerja obat dalam tubuh penderita.

 

Usahakan untuk mempertahankan jumlah kandungan penisilin dalam darah dan urine, dengan cara membagi rentang waktu antara jadwal meminum obat yang sama. Contohnya, jika diresepkan mengonsumsi 4 kali per hari, maka rentang waktu terbaik dalam meminum obat adalah setiap 6 jam sekali. Jangan memperpanjang atau mengurangi durasi pengobatan tanpa izin dokter.

 

Bagi yang mengonsumsi obat jenis cair, pastikan menggunakan sendok takar khusus dalam menentukan dosis yang tepat. Tidak disarankan mengonsumsi obat cair dengan takaran sendok makan biasa.

 

Pastikan untuk menghabiskan obat sesuai dengan petunjuk dokter, meski Anda sudah merasa baikan setelah mengonsumsinya selama beberapa hari. Hal ini bertujuan agar infeksi hilang sepenuhnya dan agar infeksi ini tidak kambuh kembali. (Sumber: http://bit.ly/2la4CXG)

2. Akar alang-alang untuk kesehatan tubuh

Meredakan panas dalam

Seperti yang Anda ketahui, akar alang-alang sering kali digunakan sebagai bahan utama untuk pembuatan obat untuk meredakan panas dalam. Selain membeli obat dengan ekstrak alang-alang, Anda pun juga dapat membuatnya sendiri di rumah, caranya yaitu siapkan akar alang-alang secukupnya kemudian cuci hingga bersih. Setelah itu, keringkan di bawah sinar matahari ataupun dengan menggunakan oven. Jika sudah mengering Anda bisa menghaluskannya hingga menjadi bubuk. Seduh bubuk alang-alang tersebut dengan menambahkan madu ataupun gula sebagai perasa.

 

Mengobati mimisan

Pada umumnya, salah satu cara mengobati mimisan adalah dengan menggunakan daun sirih. Akan tetapi, Anda juga bisa memanfaatkan akar alang-alang sebagai obat herbal untuk mengobati mimisan. Caranya, siapkan akar alang-alang yang masih segar kemudian bersihkan. Tumbuk akar alang-alang tersebut lalu peras untuk mendapatkan sarinya. Minum ramuan tersebut hingga teratur.

 

Mengobati kencing darah

Manfaat akar alang-alang selanjutnya adalah untuk mengobati kencing darah. Kencing darah adalah salah satu gangguan kesehatan yang sangat menyiksa. Cara membuat ramuan untuk mengobati kencing darah adalah, ambil beberapa gram akar alang-alang, cuci bersih lalu potong kecil-kecil. Setelah itu rebus akar tersebut dengan menggunakan 2 gelas air. Setelah mendidih, saring untuk memisahkan air rebusan dan ampas. Minum air rebusan tersebut 2 kali dalam sehari.

 

Obat keputihan

Keputihan merupakan masalah wanita yang paling umum. Namun Anda jangan khawatir, Anda bisa mengatasi masalah ini dengan menggunakan jenis tanaman obat yang satu ini. Caranya pun hampir sama dengan lainnya, akan tetapi untuk mengobati keputihan, Anda harus menambahkan bahan alami lainnya seperti daun pepaya dan pulasari. Rebus semuanya menjadi satu hingga mendidih. Kemudian saring dan minum 2 kali sehari, pagi dan malam sebelum tidur.

3. Kumis kucing

Kegunaan secara empiris

Daun kumis kucing basah maupun kering digunakan sebagai menanggulangi berbagai penyakit, di Indonesia daun yang kering dipakai (simplisia) sebagai obat yang memperlancar pengeluaran air kemih (diuretik) sedangkan di India untuk mengobati rematik. Masyarakat menggunakan kumis kucing sebagai obat tradisional sebagai upaya penyembuhan batuk encok, masuk angin dan sembelit. Disamping itu daun tanaman ini juga bermanfaat untuk pengobatan radang ginjal, batu ginjal, kencing manis, albuminuria, dan penyakit sipilis, reumatik dan menurunkan kadar glukosa darah. Selain bersifat diuretik, kumis kucing juga digunakan sebagai antibakteri.

Kapsul Gang Jie dan Kapsul Gho Siah telah teruji secara klinis dan sudah mendapatkan izin resmi dari BPOM, sehingga aman untuk di konsumsi.



Hubungi:

082134844244 (Call/ Sms/ WhatsApp)

087736500711 (Call/ Sms)

Pin BB By. Request

 

Baca juga:

nama obat raja singa

apa nama obat raja singa

daftar nama obat raja singa

nama obat penyakit raja singa

nama obat penyakit raja singa di apotik

nama obat sipilis raja singa

obat oles raja singa

obat raja singa obat raja singa

obat raja singa paling ampuh

obat raja singa pada wanita

obat penyakit raja singa di apotik

obat penyakit raja singa tradisional

Obat alami menyembuhkan penyakit sipilis

Cara mengobati sipilis dengan cepat dan tuntas ~ Sifilis adalah infeksi menular seksual yang disebabkan oleh bakteri spiroset Treponema pallidum sub-spesies pallidum. Rute utama penularannya melalui kontak seksual; infeksi ini juga dapat ditularkan dari ibu ke janin selama kehamilan atau saat kelahiran, yang menyebabkan terjadinya sifilis kongenital. Penyakit lain yang diderita manusia yang disebabkan oleh Treponema pallidum termasuk yaws (subspesies pertenue), pinta(sub-spesies carateum), dan bejel (sub-spesies endemicum).

 

Tanda dan gejala sifilis bervariasi bergantung pada fase mana penyakit tersebut muncul (primer, sekunder, laten, dan tersier). Fase primer secara umum ditandai dengan munculnya chancre tunggal (ulserasi keras, tidak menimbulkan rasa sakit, tidak gatal di kulit), sifilis sekunder ditandai dengan ruam yang menyebar yang seringkali muncul di telapak tangan dan tumit kaki, sifilis laten biasanya tidak memiliki atau hanya menunjukkan sedikit gejala, dan sifilis tersier dengan gejala gumma, neurologis, atau jantung. Namun, penyakit ini telah dikenal sebagai "peniru ulung" karena kemunculannya ditandai dengan gejala yang tidak sama. Diagnosis biasanya dilakukan melalui tes darah; namun, bakteri juga dapat dilihat melalui mikroskop. Sifilis dapat diobati secara efektif dengan antibiotik, khususnya dengan suntikan penisilin G (yang disuntikkan untuk neurosifilis), ataupun ceftriakson, dan bagi pasien yang memiliki alergi berat terhadap penisilin, doksisiklin atau azitromisin dapat diberikan secara oral atau diminum.

 

Sifilis diyakini telah menginfeksi 12 juta orang di seluruh dunia pada tahun 1999, dengan lebih dari 90% kasus terjadi di negara berkembang. Setelah jumlah kasus menurun secara dramatis sejak ketersediaan penicilin di seluruh dunia pada 1940an, angka infeksi kembali meningkat sejak pergantian milenium di banyak negara, terkadang muncul bersamaan dengan human immunodeficiency virus (HIV). Angka ini disebabkan sebagian oleh praktik seks yang tidak aman di antara laki-laki yang berhubungan seksual dengan laki-laki, seks bebas dan angka prostitusi tinggi, serta penurunan penggunaan proteksi pelindung.

 

Tanda dan Gejala Sipilis

Sifilis dapat muncul pada satu di antara empat fase yang berbeda; primer, sekunder, laten, dan tersier, dan bisa juga terjadi secara congenital. Fase ini disebut sebagai "peniru yang hebat" oleh Sir William Osler dikarenakan kemunculannya yang bervariasi.

 

Penularan Sipilis

Sifilis terutama ditularkan melalui kontak seksual atau selama kehamilan dari ibu ke janinnya; spiroseta mampu menembus membran mokusa utuh atau ganguan kulit. Oleh karena itu dapat ditularkan melalui mencium area di dekat lesi, serta seks oral, vaginal, dan anal. Sekitar 30 sampai 60% dari mereka yang terkena sifilis primer atau sekunder akan terkena penyakit tersebut. Contoh penularannya, seseorang yang disuntik dengan hanya 57 organisme mempunyai peluang 50% terinfeksi. Sebagian besar (60%) dari kasus baru di United States terjadi pada laki-laki yang berhubungan seks dengan laki-laki. Penyakit tersebut dapat ditularkan lewat produk darah. Namun, produk darah telah diuji di banyak negara dan risiko penularan tersebut menjadi rendah. Risiko dari penularan karena berbagi jarum suntik tidaklah banyak. Sifilis tidak dapat ditularkan melalui dudukan toilet, aktifitas sehari-hari, bak panas, atau berbagi alat makan serta pakaian. (Sumber: http://bit.ly/2n3UnBQ)

 

Bahan herbal tradisional dan modern dengan resep dokter ataupun yang tersedia di apotik

1. Antibiotik penisilin

Penisilin adalah obat antibiotik yang biasa digunakan untuk menangani infeksi yang disebabkan oleh bakteri. Di dalam tubuh, antibiotik ini akan bekerja mencegah bakteri untuk tumbuh dan berkembang biak sekaligus membunuh bakteri yang sudah matang.

 

Penisilin terdiri dari banyak jenis yang berfungsi untuk menangani jenis infeksi yang berbeda-beda dan pada berbagai bagian tubuh. Masing-masing jenis penisilin ini tidak bisa digunakan untuk menggantikan jenis penisilin lainnya.

 

Mengonsumsi Penisilin Dengan Benar

Pastikan untuk membaca petunjuk pada kemasan obat dan mengikuti anjuran dokter dalam mengonsumsi penisilin. Jangan menambahkan atau mengurangi dosis tanpa izin dokter.

 

Semua jenis penisilin, kecuali amoxicillin, penisilin V, pivampicillin, dan pivmecillinam, biasanya dikonsumsi dengan satu gelas penuh (kurang lebih 250 mililiter) air mineral pada saat kondisi perut sedang kosong. Hindari konsumsi minuman asam, seperti jus jeruk, satu jam sesudah mengonsumsi penisilin G. Minuman jenis ini dapat mengganggu kerja obat dalam tubuh penderita.

 

Usahakan untuk mempertahankan jumlah kandungan penisilin dalam darah dan urine, dengan cara membagi rentang waktu antara jadwal meminum obat yang sama. Contohnya, jika diresepkan mengonsumsi 4 kali per hari, maka rentang waktu terbaik dalam meminum obat adalah setiap 6 jam sekali. Jangan memperpanjang atau mengurangi durasi pengobatan tanpa izin dokter.

 

Bagi yang mengonsumsi obat jenis cair, pastikan menggunakan sendok takar khusus dalam menentukan dosis yang tepat. Tidak disarankan mengonsumsi obat cair dengan takaran sendok makan biasa.

 

Pastikan untuk menghabiskan obat sesuai dengan petunjuk dokter, meski Anda sudah merasa baikan setelah mengonsumsinya selama beberapa hari. Hal ini bertujuan agar infeksi hilang sepenuhnya dan agar infeksi ini tidak kambuh kembali. (Sumber: http://bit.ly/2la4CXG)

2. Akar alang-alang untuk kesehatan tubuh

Meredakan panas dalam

Seperti yang Anda ketahui, akar alang-alang sering kali digunakan sebagai bahan utama untuk pembuatan obat untuk meredakan panas dalam. Selain membeli obat dengan ekstrak alang-alang, Anda pun juga dapat membuatnya sendiri di rumah, caranya yaitu siapkan akar alang-alang secukupnya kemudian cuci hingga bersih. Setelah itu, keringkan di bawah sinar matahari ataupun dengan menggunakan oven. Jika sudah mengering Anda bisa menghaluskannya hingga menjadi bubuk. Seduh bubuk alang-alang tersebut dengan menambahkan madu ataupun gula sebagai perasa.

 

Mengobati mimisan

Pada umumnya, salah satu cara mengobati mimisan adalah dengan menggunakan daun sirih. Akan tetapi, Anda juga bisa memanfaatkan akar alang-alang sebagai obat herbal untuk mengobati mimisan. Caranya, siapkan akar alang-alang yang masih segar kemudian bersihkan. Tumbuk akar alang-alang tersebut lalu peras untuk mendapatkan sarinya. Minum ramuan tersebut hingga teratur.

 

Mengobati kencing darah

Manfaat akar alang-alang selanjutnya adalah untuk mengobati kencing darah. Kencing darah adalah salah satu gangguan kesehatan yang sangat menyiksa. Cara membuat ramuan untuk mengobati kencing darah adalah, ambil beberapa gram akar alang-alang, cuci bersih lalu potong kecil-kecil. Setelah itu rebus akar tersebut dengan menggunakan 2 gelas air. Setelah mendidih, saring untuk memisahkan air rebusan dan ampas. Minum air rebusan tersebut 2 kali dalam sehari.

 

Obat keputihan

Keputihan merupakan masalah wanita yang paling umum. Namun Anda jangan khawatir, Anda bisa mengatasi masalah ini dengan menggunakan jenis tanaman obat yang satu ini. Caranya pun hampir sama dengan lainnya, akan tetapi untuk mengobati keputihan, Anda harus menambahkan bahan alami lainnya seperti daun pepaya dan pulasari. Rebus semuanya menjadi satu hingga mendidih. Kemudian saring dan minum 2 kali sehari, pagi dan malam sebelum tidur.

3. Kumis kucing

Kegunaan secara empiris

Daun kumis kucing basah maupun kering digunakan sebagai menanggulangi berbagai penyakit, di Indonesia daun yang kering dipakai (simplisia) sebagai obat yang memperlancar pengeluaran air kemih (diuretik) sedangkan di India untuk mengobati rematik. Masyarakat menggunakan kumis kucing sebagai obat tradisional sebagai upaya penyembuhan batuk encok, masuk angin dan sembelit. Disamping itu daun tanaman ini juga bermanfaat untuk pengobatan radang ginjal, batu ginjal, kencing manis, albuminuria, dan penyakit sipilis, reumatik dan menurunkan kadar glukosa darah. Selain bersifat diuretik, kumis kucing juga digunakan sebagai antibakteri.

Kapsul Gang Jie dan Kapsul Gho Siah telah teruji secara klinis dan sudah mendapatkan izin resmi dari BPOM, sehingga aman untuk di konsumsi.

 

 

Hubungi:

082134844244 (Call/ Sms/ WhatsApp)

087736500711 (Call/ Sms)

Pin BB By. Request

 

Sumber:

http://bit.ly/2kHm2eO

http://bit.ly/2BlE2mi

http://bit.ly/2nJUqXP

http://bit.ly/2y95PAr

http://bit.ly/2kemxcB

http://bit.ly/2Ap31Vz

http://bit.ly/2BlOYjL

http://bit.ly/2y9wIUN

http://bit.ly/2Aq2Ole

http://bit.ly/2nHFVDE

http://bit.ly/2AM80yw

http://bit.ly/2kercLE

Obat tradisional untuk penyakit raja singa

Obat herbal untuk mengobati raja singa ~ Sifilis adalah infeksi menular seksual yang disebabkan oleh bakteri spiroset Treponema pallidum sub-spesies pallidum. Rute utama penularannya melalui kontak seksual; infeksi ini juga dapat ditularkan dari ibu ke janin selama kehamilan atau saat kelahiran, yang menyebabkan terjadinya sifilis kongenital. Penyakit lain yang diderita manusia yang disebabkan oleh Treponema pallidum termasuk yaws (subspesies pertenue), pinta(sub-spesies carateum), dan bejel (sub-spesies endemicum).

 

Tanda dan gejala sifilis bervariasi bergantung pada fase mana penyakit tersebut muncul (primer, sekunder, laten, dan tersier). Fase primer secara umum ditandai dengan munculnya chancre tunggal (ulserasi keras, tidak menimbulkan rasa sakit, tidak gatal di kulit), sifilis sekunder ditandai dengan ruam yang menyebar yang seringkali muncul di telapak tangan dan tumit kaki, sifilis laten biasanya tidak memiliki atau hanya menunjukkan sedikit gejala, dan sifilis tersier dengan gejala gumma, neurologis, atau jantung. Namun, penyakit ini telah dikenal sebagai “peniru ulung” karena kemunculannya ditandai dengan gejala yang tidak sama. Diagnosis biasanya dilakukan melalui tes darah; namun, bakteri juga dapat dilihat melalui mikroskop. Sifilis dapat diobati secara efektif dengan antibiotik, khususnya dengan suntikan penisilin G (yang disuntikkan untuk neurosifilis), ataupun ceftriakson, dan bagi pasien yang memiliki alergi berat terhadap penisilin, doksisiklin atau azitromisin dapat diberikan secara oral atau diminum.

 

Sifilis diyakini telah menginfeksi 12 juta orang di seluruh dunia pada tahun 1999, dengan lebih dari 90% kasus terjadi di negara berkembang. Setelah jumlah kasus menurun secara dramatis sejak ketersediaan penicilin di seluruh dunia pada 1940an, angka infeksi kembali meningkat sejak pergantian milenium di banyak negara, terkadang muncul bersamaan dengan human immunodeficiency virus (HIV). Angka ini disebabkan sebagian oleh praktik seks yang tidak aman di antara laki-laki yang berhubungan seksual dengan laki-laki, seks bebas dan angka prostitusi tinggi, serta penurunan penggunaan proteksi pelindung.

 

Tanda dan Gejala Sipilis

Sifilis dapat muncul pada satu di antara empat fase yang berbeda; primer, sekunder, laten, dan tersier, dan bisa juga terjadi secara congenital. Fase ini disebut sebagai “peniru yang hebat” oleh Sir William Osler dikarenakan kemunculannya yang bervariasi.

 

Penularan Sipilis

Sifilis terutama ditularkan melalui kontak seksual atau selama kehamilan dari ibu ke janinnya; spiroseta mampu menembus membran mokusa utuh atau ganguan kulit. Oleh karena itu dapat ditularkan melalui mencium area di dekat lesi, serta seks oral, vaginal, dan anal. Sekitar 30 sampai 60% dari mereka yang terkena sifilis primer atau sekunder akan terkena penyakit tersebut. Contoh penularannya, seseorang yang disuntik dengan hanya 57 organisme mempunyai peluang 50% terinfeksi. Sebagian besar (60%) dari kasus baru di United States terjadi pada laki-laki yang berhubungan seks dengan laki-laki. Penyakit tersebut dapat ditularkan lewat produk darah. Namun, produk darah telah diuji di banyak negara dan risiko penularan tersebut menjadi rendah. Risiko dari penularan karena berbagi jarum suntik tidaklah banyak. Sifilis tidak dapat ditularkan melalui dudukan toilet, aktifitas sehari-hari, bak panas, atau berbagi alat makan serta pakaian. (Sumber: http://bit.ly/2n3UnBQ)

 

Bahan herbal tradisional dan modern dengan resep dokter ataupun yang tersedia di apotik

 

1. Antibiotik penisilin

Penisilin adalah obat antibiotik yang biasa digunakan untuk menangani infeksi yang disebabkan oleh bakteri. Di dalam tubuh, antibiotik ini akan bekerja mencegah bakteri untuk tumbuh dan berkembang biak sekaligus membunuh bakteri yang sudah matang.

 

Penisilin terdiri dari banyak jenis yang berfungsi untuk menangani jenis infeksi yang berbeda-beda dan pada berbagai bagian tubuh. Masing-masing jenis penisilin ini tidak bisa digunakan untuk menggantikan jenis penisilin lainnya.

 

Mengonsumsi Penisilin Dengan Benar

Pastikan untuk membaca petunjuk pada kemasan obat dan mengikuti anjuran dokter dalam mengonsumsi penisilin. Jangan menambahkan atau mengurangi dosis tanpa izin dokter.

 

Semua jenis penisilin, kecuali amoxicillin, penisilin V, pivampicillin, dan pivmecillinam, biasanya dikonsumsi dengan satu gelas penuh (kurang lebih 250 mililiter) air mineral pada saat kondisi perut sedang kosong. Hindari konsumsi minuman asam, seperti jus jeruk, satu jam sesudah mengonsumsi penisilin G. Minuman jenis ini dapat mengganggu kerja obat dalam tubuh penderita.

 

Usahakan untuk mempertahankan jumlah kandungan penisilin dalam darah dan urine, dengan cara membagi rentang waktu antara jadwal meminum obat yang sama. Contohnya, jika diresepkan mengonsumsi 4 kali per hari, maka rentang waktu terbaik dalam meminum obat adalah setiap 6 jam sekali. Jangan memperpanjang atau mengurangi durasi pengobatan tanpa izin dokter.

 

Bagi yang mengonsumsi obat jenis cair, pastikan menggunakan sendok takar khusus dalam menentukan dosis yang tepat. Tidak disarankan mengonsumsi obat cair dengan takaran sendok makan biasa.

 

Pastikan untuk menghabiskan obat sesuai dengan petunjuk dokter, meski Anda sudah merasa baikan setelah mengonsumsinya selama beberapa hari. Hal ini bertujuan agar infeksi hilang sepenuhnya dan agar infeksi ini tidak kambuh kembali. (Sumber: http://bit.ly/2la4CXG)

2. Akar alang-alang untuk kesehatan tubuh

Meredakan panas dalam

Seperti yang Anda ketahui, akar alang-alang sering kali digunakan sebagai bahan utama untuk pembuatan obat untuk meredakan panas dalam. Selain membeli obat dengan ekstrak alang-alang, Anda pun juga dapat membuatnya sendiri di rumah, caranya yaitu siapkan akar alang-alang secukupnya kemudian cuci hingga bersih. Setelah itu, keringkan di bawah sinar matahari ataupun dengan menggunakan oven. Jika sudah mengering Anda bisa menghaluskannya hingga menjadi bubuk. Seduh bubuk alang-alang tersebut dengan menambahkan madu ataupun gula sebagai perasa.

 

Mengobati mimisan

Pada umumnya, salah satu cara mengobati mimisan adalah dengan menggunakan daun sirih. Akan tetapi, Anda juga bisa memanfaatkan akar alang-alang sebagai obat herbal untuk mengobati mimisan. Caranya, siapkan akar alang-alang yang masih segar kemudian bersihkan. Tumbuk akar alang-alang tersebut lalu peras untuk mendapatkan sarinya. Minum ramuan tersebut hingga teratur.

 

Mengobati kencing darah

Manfaat akar alang-alang selanjutnya adalah untuk mengobati kencing darah. Kencing darah adalah salah satu gangguan kesehatan yang sangat menyiksa. Cara membuat ramuan untuk mengobati kencing darah adalah, ambil beberapa gram akar alang-alang, cuci bersih lalu potong kecil-kecil. Setelah itu rebus akar tersebut dengan menggunakan 2 gelas air. Setelah mendidih, saring untuk memisahkan air rebusan dan ampas. Minum air rebusan tersebut 2 kali dalam sehari.

 

Obat keputihan

Keputihan merupakan masalah wanita yang paling umum. Namun Anda jangan khawatir, Anda bisa mengatasi masalah ini dengan menggunakan jenis tanaman obat yang satu ini. Caranya pun hampir sama dengan lainnya, akan tetapi untuk mengobati keputihan, Anda harus menambahkan bahan alami lainnya seperti daun pepaya dan pulasari. Rebus semuanya menjadi satu hingga mendidih. Kemudian saring dan minum 2 kali sehari, pagi dan malam sebelum tidur.

3. Kumis kucing

Kegunaan secara empiris

Daun kumis kucing basah maupun kering digunakan sebagai menanggulangi berbagai penyakit, di Indonesia daun yang kering dipakai (simplisia) sebagai obat yang memperlancar pengeluaran air kemih (diuretik) sedangkan di India untuk mengobati rematik. Masyarakat menggunakan kumis kucing sebagai obat tradisional sebagai upaya penyembuhan batuk encok, masuk angin dan sembelit. Disamping itu daun tanaman ini juga bermanfaat untuk pengobatan radang ginjal, batu ginjal, kencing manis, albuminuria, dan penyakit sipilis, reumatik dan menurunkan kadar glukosa darah. Selain bersifat diuretik, kumis kucing juga digunakan sebagai antibakteri.

Kapsul Gang Jie dan Kapsul Habatop telah teruji secara klinis dan sudah mendapatkan izin resmi dari BPOM, sehingga aman untuk di konsumsi.


 


Hubungi:

082134844244 (Call/ Sms/ WhatsApp)

087736500711 (Call/ Sms)

Pin BB By. Request

Sumber:

http://bit.ly/2y57n2e

http://bit.ly/2ycmner

http://bit.ly/2zc8vPh

http://bit.ly/2yBVhhO

http://bit.ly/2hYiB2b

http://bit.ly/2wKMmpu

http://bit.ly/2yek0b7

http://bit.ly/2fZN1wE

http://bit.ly/2fYVe4f

http://bit.ly/2fYVHU3

http://bit.ly/2zbjsR6

http://bit.ly/2gpEQdJ

http://bit.ly/2zc0tWz

Obat herbal penyakit kelamin sipilis

Obat tradisional untuk mengobati penyakit sipilis ~ Sifilis adalah infeksi menular seksual yang disebabkan oleh bakteri spiroset Treponema pallidum sub-spesies pallidum. Rute utama penularannya melalui kontak seksual; infeksi ini juga dapat ditularkan dari ibu ke janin selama kehamilan atau saat kelahiran, yang menyebabkan terjadinya sifilis kongenital. Penyakit lain yang diderita manusia yang disebabkan oleh Treponema pallidum termasuk yaws (subspesies pertenue), pinta(sub-spesies carateum), dan bejel (sub-spesies endemicum).

 

 

Tanda dan gejala sifilis bervariasi bergantung pada fase mana penyakit tersebut muncul (primer, sekunder, laten, dan tersier). Fase primer secara umum ditandai dengan munculnya chancre tunggal (ulserasi keras, tidak menimbulkan rasa sakit, tidak gatal di kulit), sifilis sekunder ditandai dengan ruam yang menyebar yang seringkali muncul di telapak tangan dan tumit kaki, sifilis laten biasanya tidak memiliki atau hanya menunjukkan sedikit gejala, dan sifilis tersier dengan gejala gumma, neurologis, atau jantung. Namun, penyakit ini telah dikenal sebagai "peniru ulung" karena kemunculannya ditandai dengan gejala yang tidak sama. Diagnosis biasanya dilakukan melalui tes darah; namun, bakteri juga dapat dilihat melalui mikroskop. Sifilis dapat diobati secara efektif dengan antibiotik, khususnya dengan suntikan penisilin G (yang disuntikkan untuk neurosifilis), ataupun ceftriakson, dan bagi pasien yang memiliki alergi berat terhadap penisilin, doksisiklin atau azitromisin dapat diberikan secara oral atau diminum.

 

Sifilis diyakini telah menginfeksi 12 juta orang di seluruh dunia pada tahun 1999, dengan lebih dari 90% kasus terjadi di negara berkembang. Setelah jumlah kasus menurun secara dramatis sejak ketersediaan penicilin di seluruh dunia pada 1940an, angka infeksi kembali meningkat sejak pergantian milenium di banyak negara, terkadang muncul bersamaan dengan human immunodeficiency virus (HIV). Angka ini disebabkan sebagian oleh praktik seks yang tidak aman di antara laki-laki yang berhubungan seksual dengan laki-laki, seks bebas dan angka prostitusi tinggi, serta penurunan penggunaan proteksi pelindung.

 

Tanda dan Gejala Sipilis

Sifilis dapat muncul pada satu di antara empat fase yang berbeda; primer, sekunder, laten, dan tersier, dan bisa juga terjadi secara congenital. Fase ini disebut sebagai "peniru yang hebat" oleh Sir William Osler dikarenakan kemunculannya yang bervariasi.

 

Penularan Sipilis

Sifilis terutama ditularkan melalui kontak seksual atau selama kehamilan dari ibu ke janinnya; spiroseta mampu menembus membran mokusa utuh atau ganguan kulit. Oleh karena itu dapat ditularkan melalui mencium area di dekat lesi, serta seks oral, vaginal, dan anal. Sekitar 30 sampai 60% dari mereka yang terkena sifilis primer atau sekunder akan terkena penyakit tersebut. Contoh penularannya, seseorang yang disuntik dengan hanya 57 organisme mempunyai peluang 50% terinfeksi. Sebagian besar (60%) dari kasus baru di United States terjadi pada laki-laki yang berhubungan seks dengan laki-laki. Penyakit tersebut dapat ditularkan lewat produk darah. Namun, produk darah telah diuji di banyak negara dan risiko penularan tersebut menjadi rendah. Risiko dari penularan karena berbagi jarum suntik tidaklah banyak. Sifilis tidak dapat ditularkan melalui dudukan toilet, aktifitas sehari-hari, bak panas, atau berbagi alat makan serta pakaian. (Sumber: http://bit.ly/2n3UnBQ)

 

Bahan herbal tradisional dan modern dengan resep dokter ataupun yang tersedia di apotik

1. Antibiotik penisilin

Penisilin adalah obat antibiotik yang biasa digunakan untuk menangani infeksi yang disebabkan oleh bakteri. Di dalam tubuh, antibiotik ini akan bekerja mencegah bakteri untuk tumbuh dan berkembang biak sekaligus membunuh bakteri yang sudah matang.

 

Penisilin terdiri dari banyak jenis yang berfungsi untuk menangani jenis infeksi yang berbeda-beda dan pada berbagai bagian tubuh. Masing-masing jenis penisilin ini tidak bisa digunakan untuk menggantikan jenis penisilin lainnya.

 

Mengonsumsi Penisilin Dengan Benar

Pastikan untuk membaca petunjuk pada kemasan obat dan mengikuti anjuran dokter dalam mengonsumsi penisilin. Jangan menambahkan atau mengurangi dosis tanpa izin dokter.

 

Semua jenis penisilin, kecuali amoxicillin, penisilin V, pivampicillin, dan pivmecillinam, biasanya dikonsumsi dengan satu gelas penuh (kurang lebih 250 mililiter) air mineral pada saat kondisi perut sedang kosong. Hindari konsumsi minuman asam, seperti jus jeruk, satu jam sesudah mengonsumsi penisilin G. Minuman jenis ini dapat mengganggu kerja obat dalam tubuh penderita.

 

Usahakan untuk mempertahankan jumlah kandungan penisilin dalam darah dan urine, dengan cara membagi rentang waktu antara jadwal meminum obat yang sama. Contohnya, jika diresepkan mengonsumsi 4 kali per hari, maka rentang waktu terbaik dalam meminum obat adalah setiap 6 jam sekali. Jangan memperpanjang atau mengurangi durasi pengobatan tanpa izin dokter.

 

Bagi yang mengonsumsi obat jenis cair, pastikan menggunakan sendok takar khusus dalam menentukan dosis yang tepat. Tidak disarankan mengonsumsi obat cair dengan takaran sendok makan biasa.

 

Pastikan untuk menghabiskan obat sesuai dengan petunjuk dokter, meski Anda sudah merasa baikan setelah mengonsumsinya selama beberapa hari. Hal ini bertujuan agar infeksi hilang sepenuhnya dan agar infeksi ini tidak kambuh kembali. (Sumber: http://bit.ly/2la4CXG)

2. Akar alang-alang untuk kesehatan tubuh

Meredakan panas dalam

Seperti yang Anda ketahui, akar alang-alang sering kali digunakan sebagai bahan utama untuk pembuatan obat untuk meredakan panas dalam. Selain membeli obat dengan ekstrak alang-alang, Anda pun juga dapat membuatnya sendiri di rumah, caranya yaitu siapkan akar alang-alang secukupnya kemudian cuci hingga bersih. Setelah itu, keringkan di bawah sinar matahari ataupun dengan menggunakan oven. Jika sudah mengering Anda bisa menghaluskannya hingga menjadi bubuk. Seduh bubuk alang-alang tersebut dengan menambahkan madu ataupun gula sebagai perasa.

 

Mengobati mimisan

Pada umumnya, salah satu cara mengobati mimisan adalah dengan menggunakan daun sirih. Akan tetapi, Anda juga bisa memanfaatkan akar alang-alang sebagai obat herbal untuk mengobati mimisan. Caranya, siapkan akar alang-alang yang masih segar kemudian bersihkan. Tumbuk akar alang-alang tersebut lalu peras untuk mendapatkan sarinya. Minum ramuan tersebut hingga teratur.

 

Mengobati kencing darah

Manfaat akar alang-alang selanjutnya adalah untuk mengobati kencing darah. Kencing darah adalah salah satu gangguan kesehatan yang sangat menyiksa. Cara membuat ramuan untuk mengobati kencing darah adalah, ambil beberapa gram akar alang-alang, cuci bersih lalu potong kecil-kecil. Setelah itu rebus akar tersebut dengan menggunakan 2 gelas air. Setelah mendidih, saring untuk memisahkan air rebusan dan ampas. Minum air rebusan tersebut 2 kali dalam sehari.

 

Obat keputihan

Keputihan merupakan masalah wanita yang paling umum. Namun Anda jangan khawatir, Anda bisa mengatasi masalah ini dengan menggunakan jenis tanaman obat yang satu ini. Caranya pun hampir sama dengan lainnya, akan tetapi untuk mengobati keputihan, Anda harus menambahkan bahan alami lainnya seperti daun pepaya dan pulasari. Rebus semuanya menjadi satu hingga mendidih. Kemudian saring dan minum 2 kali sehari, pagi dan malam sebelum tidur.

3. Kumis kucing

Kegunaan secara empiris

Daun kumis kucing basah maupun kering digunakan sebagai menanggulangi berbagai penyakit, di Indonesia daun yang kering dipakai (simplisia) sebagai obat yang memperlancar pengeluaran air kemih (diuretik) sedangkan di India untuk mengobati rematik. Masyarakat menggunakan kumis kucing sebagai obat tradisional sebagai upaya penyembuhan batuk encok, masuk angin dan sembelit. Disamping itu daun tanaman ini juga bermanfaat untuk pengobatan radang ginjal, batu ginjal, kencing manis, albuminuria, dan penyakit sipilis, reumatik dan menurunkan kadar glukosa darah. Selain bersifat diuretik, kumis kucing juga digunakan sebagai antibakteri.

Kapsul Gang Jie dan Kapsul Gho Siah telah teruji secara klinis dan sudah mendapatkan izin resmi dari BPOM, sehingga aman untuk di konsumsi.



Hubungi:

082134844244 (Call/ Sms/ WhatsApp)

087736500711 (Call/ Sms)

Pin BB By. Request

1 Comments

Obat sipilis yang tradisional

Cara menyembuhkan penyakit sipilis dengan cepat ~ Sifilis adalah infeksi menular seksual yang disebabkan oleh bakteri spiroset Treponema pallidum sub-spesies pallidum. Rute utama penularannya melalui kontak seksual; infeksi ini juga dapat ditularkan dari ibu ke janin selama kehamilan atau saat kelahiran, yang menyebabkan terjadinya sifilis kongenital. Penyakit lain yang diderita manusia yang disebabkan oleh Treponema pallidum termasuk yaws (subspesies pertenue), pinta(sub-spesies carateum), dan bejel (sub-spesies endemicum).

 

Tanda dan gejala sifilis bervariasi bergantung pada fase mana penyakit tersebut muncul (primer, sekunder, laten, dan tersier). Fase primer secara umum ditandai dengan munculnya chancre tunggal (ulserasi keras, tidak menimbulkan rasa sakit, tidak gatal di kulit), sifilis sekunder ditandai dengan ruam yang menyebar yang seringkali muncul di telapak tangan dan tumit kaki, sifilis laten biasanya tidak memiliki atau hanya menunjukkan sedikit gejala, dan sifilis tersier dengan gejala gumma, neurologis, atau jantung. Namun, penyakit ini telah dikenal sebagai "peniru ulung" karena kemunculannya ditandai dengan gejala yang tidak sama. Diagnosis biasanya dilakukan melalui tes darah; namun, bakteri juga dapat dilihat melalui mikroskop. Sifilis dapat diobati secara efektif dengan antibiotik, khususnya dengan suntikan penisilin G (yang disuntikkan untuk neurosifilis), ataupun ceftriakson, dan bagi pasien yang memiliki alergi berat terhadap penisilin, doksisiklin atau azitromisin dapat diberikan secara oral atau diminum.

 

Sifilis diyakini telah menginfeksi 12 juta orang di seluruh dunia pada tahun 1999, dengan lebih dari 90% kasus terjadi di negara berkembang. Setelah jumlah kasus menurun secara dramatis sejak ketersediaan penicilin di seluruh dunia pada 1940an, angka infeksi kembali meningkat sejak pergantian milenium di banyak negara, terkadang muncul bersamaan dengan human immunodeficiency virus (HIV). Angka ini disebabkan sebagian oleh praktik seks yang tidak aman di antara laki-laki yang berhubungan seksual dengan laki-laki, seks bebas dan angka prostitusi tinggi, serta penurunan penggunaan proteksi pelindung.

 

Tanda dan Gejala Sipilis

Sifilis dapat muncul pada satu di antara empat fase yang berbeda; primer, sekunder, laten, dan tersier, dan bisa juga terjadi secara congenital. Fase ini disebut sebagai "peniru yang hebat" oleh Sir William Osler dikarenakan kemunculannya yang bervariasi.

 

Penularan Sipilis

Sifilis terutama ditularkan melalui kontak seksual atau selama kehamilan dari ibu ke janinnya; spiroseta mampu menembus membran mokusa utuh atau ganguan kulit. Oleh karena itu dapat ditularkan melalui mencium area di dekat lesi, serta seks oral, vaginal, dan anal. Sekitar 30 sampai 60% dari mereka yang terkena sifilis primer atau sekunder akan terkena penyakit tersebut. Contoh penularannya, seseorang yang disuntik dengan hanya 57 organisme mempunyai peluang 50% terinfeksi. Sebagian besar (60%) dari kasus baru di United States terjadi pada laki-laki yang berhubungan seks dengan laki-laki. Penyakit tersebut dapat ditularkan lewat produk darah. Namun, produk darah telah diuji di banyak negara dan risiko penularan tersebut menjadi rendah. Risiko dari penularan karena berbagi jarum suntik tidaklah banyak. Sifilis tidak dapat ditularkan melalui dudukan toilet, aktifitas sehari-hari, bak panas, atau berbagi alat makan serta pakaian. (Sumber: http://bit.ly/2n3UnBQ)

 

Bahan herbal tradisional dan modern dengan resep dokter ataupun yang tersedia di apotik

1. Antibiotik penisilin

Penisilin adalah obat antibiotik yang biasa digunakan untuk menangani infeksi yang disebabkan oleh bakteri. Di dalam tubuh, antibiotik ini akan bekerja mencegah bakteri untuk tumbuh dan berkembang biak sekaligus membunuh bakteri yang sudah matang.

Penisilin terdiri dari banyak jenis yang berfungsi untuk menangani jenis infeksi yang berbeda-beda dan pada berbagai bagian tubuh. Masing-masing jenis penisilin ini tidak bisa digunakan untuk menggantikan jenis penisilin lainnya.

 

Mengonsumsi Penisilin Dengan Benar

Pastikan untuk membaca petunjuk pada kemasan obat dan mengikuti anjuran dokter dalam mengonsumsi penisilin. Jangan menambahkan atau mengurangi dosis tanpa izin dokter.

 

Semua jenis penisilin, kecuali amoxicillin, penisilin V, pivampicillin, dan pivmecillinam, biasanya dikonsumsi dengan satu gelas penuh (kurang lebih 250 mililiter) air mineral pada saat kondisi perut sedang kosong. Hindari konsumsi minuman asam, seperti jus jeruk, satu jam sesudah mengonsumsi penisilin G. Minuman jenis ini dapat mengganggu kerja obat dalam tubuh penderita.

 

Usahakan untuk mempertahankan jumlah kandungan penisilin dalam darah dan urine, dengan cara membagi rentang waktu antara jadwal meminum obat yang sama. Contohnya, jika diresepkan mengonsumsi 4 kali per hari, maka rentang waktu terbaik dalam meminum obat adalah setiap 6 jam sekali. Jangan memperpanjang atau mengurangi durasi pengobatan tanpa izin dokter.

 

Bagi yang mengonsumsi obat jenis cair, pastikan menggunakan sendok takar khusus dalam menentukan dosis yang tepat. Tidak disarankan mengonsumsi obat cair dengan takaran sendok makan biasa.

 

Pastikan untuk menghabiskan obat sesuai dengan petunjuk dokter, meski Anda sudah merasa baikan setelah mengonsumsinya selama beberapa hari. Hal ini bertujuan agar infeksi hilang sepenuhnya dan agar infeksi ini tidak kambuh kembali. (Sumber: http://bit.ly/2la4CXG)

2. Akar alang-alang untuk kesehatan tubuh

Meredakan panas dalam

Seperti yang Anda ketahui, akar alang-alang sering kali digunakan sebagai bahan utama untuk pembuatan obat untuk meredakan panas dalam. Selain membeli obat dengan ekstrak alang-alang, Anda pun juga dapat membuatnya sendiri di rumah, caranya yaitu siapkan akar alang-alang secukupnya kemudian cuci hingga bersih. Setelah itu, keringkan di bawah sinar matahari ataupun dengan menggunakan oven. Jika sudah mengering Anda bisa menghaluskannya hingga menjadi bubuk. Seduh bubuk alang-alang tersebut dengan menambahkan madu ataupun gula sebagai perasa.

 

Mengobati mimisan

Pada umumnya, salah satu cara mengobati mimisan adalah dengan menggunakan daun sirih. Akan tetapi, Anda juga bisa memanfaatkan akar alang-alang sebagai obat herbal untuk mengobati mimisan. Caranya, siapkan akar alang-alang yang masih segar kemudian bersihkan. Tumbuk akar alang-alang tersebut lalu peras untuk mendapatkan sarinya. Minum ramuan tersebut hingga teratur.

 

Mengobati kencing darah

Manfaat akar alang-alang selanjutnya adalah untuk mengobati kencing darah. Kencing darah adalah salah satu gangguan kesehatan yang sangat menyiksa. Cara membuat ramuan untuk mengobati kencing darah adalah, ambil beberapa gram akar alang-alang, cuci bersih lalu potong kecil-kecil. Setelah itu rebus akar tersebut dengan menggunakan 2 gelas air. Setelah mendidih, saring untuk memisahkan air rebusan dan ampas. Minum air rebusan tersebut 2 kali dalam sehari.

 

Obat keputihan

Keputihan merupakan masalah wanita yang paling umum. Namun Anda jangan khawatir, Anda bisa mengatasi masalah ini dengan menggunakan jenis tanaman obat yang satu ini. Caranya pun hampir sama dengan lainnya, akan tetapi untuk mengobati keputihan, Anda harus menambahkan bahan alami lainnya seperti daun pepaya dan pulasari. Rebus semuanya menjadi satu hingga mendidih. Kemudian saring dan minum 2 kali sehari, pagi dan malam sebelum tidur.

3. Kumis kucing

Kegunaan secara empiris

Daun kumis kucing basah maupun kering digunakan sebagai menanggulangi berbagai penyakit, di Indonesia daun yang kering dipakai (simplisia) sebagai obat yang memperlancar pengeluaran air kemih (diuretik) sedangkan di India untuk mengobati rematik. Masyarakat menggunakan kumis kucing sebagai obat tradisional sebagai upaya penyembuhan batuk encok, masuk angin dan sembelit. Disamping itu daun tanaman ini juga bermanfaat untuk pengobatan radang ginjal, batu ginjal, kencing manis, albuminuria, dan penyakit sipilis, reumatik dan menurunkan kadar glukosa darah. Selain bersifat diuretik, kumis kucing juga digunakan sebagai antibakteri.

Kapsul Gang Jie dan Kapsul Gho Siah telah teruji secara klinis dan sudah mendapatkan izin resmi dari BPOM, sehingga aman untuk di konsumsi.



Hubungi:

082134844244 (Call/ Sms/ WhatsApp)

087736500711 (Call/ Sms)

Pin BB By. Request


8 Comments

the Organization for Environmental Freedom

About

At vero eos et accusam et justo sa duo dolores et ea rebum. Stet clita kasd gubergren, no sea takimata sanctus est Lorem ipsum dolor sit amet. Lorem ipsum dolor sit amet, consetetur sadipscing elitr, sed.

 

Service

Nam liber tempor cum soluta nobi eleifend option congue nihil imper doming id quod mazim placeratet facer possim assum. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipis elit, sed diam nonummy nibh euis. 

Contact

Lorem ipsum dolor sit amet, euism tincidunt ut laoreet dolore consect adipiscing elit. Sed risus augue, at dignissim sit amet est sit amet, de tincidunt lobortis nunc. Nulla facili fusce a libero at nunc feugia.

 


We love what we do


Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Sed risus augue, dignissim sit amet est sit amet, tincidunt lobortis nunc. Nulla facilisi. Fusce a libero at nunc feugiat tincidunt. Vestibulum a quam et tellus interdum molestie nec quis enim.